Tuesday, October 20, 2015

Berita Puailiggoubat No 322 Tahun XIII



Pelaksanaan Deklarasi Pemuda Adat Mentawai oleh Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Mentawai.

Monday, October 19, 2015

Galeri Beranda

 Dalam rangka pembahasan Ranperda Pengakuan masyarakat adat Mentawai yang dilaksanakan di Uma YCMM Jalan Mappaddegat.
 Acara pada saat membahas tulisan tentang Punen Mentawai untuk dijadikan sebuah buku mengenai kebudayaan Mentawai
 Pemuda Adat Mentawai sedang melaksanakan konsep perjuangan hak-hak masyarakat adat Mentawai juga hak individu sebagai Pemuda Adat Mentawai

Sunday, October 4, 2015

Adat Yang Membesarkan

 Sebelum Negara terbentuk masyarakat adat sudah ada dan hidup denganbudaya adatnya. Justru salah satu kriteria terbentuknya negara karena adanya rakyat yang beradat. Hampir seluruh lini kehidupan adat selalu tampil sebagai pengontrol diri pemiliknya, sejak dalam kandungan sibayi sudah menjalankan aturan adat melalui kedua orangtuanya, seperti tidak boleh menancapkankan kayu, tidak boleh potong ular dan lain sebaginya, sampai dewasa pun tetap adat tidak bisa ditawar dan sifatnya harus dijalankan.

Berkibarnya Bendera Pemuda Adat Mentawai







Pada tanggal 2 Oktober 2015, pemuda adat Mentawai tleah medeklarasikan visi dan misi juangnya di Uma Mappaddegat Kecamatan sipora Utara untuk berkarya menjadi pemuda adat dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat Mentawai.

Pemuda adat di Mentawai sudah memiliki banyak sejarah yang biasa disebut "TaSilainge samba TaSiokko untuk membantu perjuangan serta gerakan Uma. Mereka inilah tonggok Uma dalam mempertahankan Uma di Mentawai serta lingkungan alamnya. Pada tanggal 2 Oktober 2015 itu menjadi sebuah sejarah bagai Pemuda Adat Mentawai sebagai hari kebangkitan kembali "Tasilange samba Tasiokko" kasimaeruk.

Perjuangan pemuda adat tidak hanya hak-hak adat saja tapi juga pengembangan wawsan adat dan budaya pemuda adat sangat penting sehingga lahir dalam hati sanubari pemuda adat untuk lebih mencintai kebudayaan dan adat sehingga menimbulkan motivasi positif sepanjang sejarahnya.

Pemuda adat tidak hanya orang-orang yang telah mendeklarasikan diri sebagai pemuda adat Mentawai, melainkan orang-orang yang mencintai kebudayaan dan adat Mentawai, mengembangkannya kearah yang positif dan tidak berprasangka buruk bagi identitas sendiri.

Jiwa Pemuda adat adalah rela berkorban dan gotong royong untuk mendukung pembangunan ditengah-tengah masyarakat adat.