www.aman.or.id
Friday, November 27, 2015
SALAM ADAT " ANAI LEU SITA"
Salam Adat di Mentawai " Anai Leu Sita". Maksud kalimat ini menyampaikan bahwa kita baru bertemu dan nantinya kita akan bersatu padu dalam suka maupun duka. Kata " Anai Leu Sita" merupakan bahasa Masyarakat Adat Mentawai Provinsi Sumatera Barat untuk menyapa orang atau saudara mewujudkan rasa kekeluargaan yang paling dalam serta menghormati orang yang baru kita kenal. Nah, dalam kalimat tersebut di atas bisa ditambahkan kata " Saraina " sehingga kalimatnya " Anai Leu Sita Saraina". Namun kata "Saraina" hanya menunjuk pada satu orang atau tunggal. Maka untuk penunjukan jamak kata "Saraina" menjadi "Sasaraina", sehingga kalimatnya " Anai Leu Sita Sasaraina" artinya Apa kabar Saudara-saudara. Nah yang lebih paten lagi adalah dengan memakai kata " Anai Leu Sita sasarainangku" artinya, apa kabar saudar-saudaraku. Semua kalimat diatas jawabannya " Maeruk" artinya, baik.
Bagi masyarakat Mentawai kata saraina diambil dari "sara" artinya satu, dan "ina" artinya ibu. Jika digabungkan pengertiannya menjadi "satu ibu". Artinya jika kita memakai kata itu kepada orang lain, maka kita menganggap orang lain itu saudara atau satu ibu demi persaudaraan kita dengan siapa saja.
Biasanya kata "Anai Leu Sita" digunakan pada saat kita dengan orang lain bertemu di jalan atau menyapa orang lewat surat. Namun kata " Anai Leu Sita Sasaraina" atau "Anai Leu Sita Sasarainangku" kata yang dipakai saat ada rapat atau pertemuan di rumah adat.
Itulah bahasa sapaan bagi masyarakat Adat di Kepulauan Mentawai.
SURA' SABEU ( Terima Kasih )
Oleh : Laurensius Sarogdok, SH
Penasehat Pemuda Adat Mentawai
Subscribe to:
Posts (Atom)